Hibhibhorraaay
kandang, rumah, sanctuary. cuma sebuah tempat, dimana saya menjadi diri saya sendiri, berbicara tanpa sieun ka isin dan isin ka sieun.. bicara dalam tulisan.maaf
maaf,
wahai engkau..
wanita nomer satu dari orang yang kubenci
tak ingin juga kau kubenci
hanya tak sanggup menghampiri
takut tak terhenti
dan timbul lagi
yang membuatku sakit hati
hari itu tak bermaksud lari
tapi marah masih menghantui
tak sanggup hadapi
maaf
maaf
maaf
bukan maksud menghindari.
ngacapruk
1.
berserah bikin jadi lebih cerah
-sigw-
2.
y Allah, janganlah Engkau serahkan diri kami pada kami sendiri, sekedip mata pun -tehika [mntn senior di kampus]
3.
you already helped him, it’s time to help yourself.. give yourself time to breath.
4.
sabar, sabar.. in the end everything is gonna be okay, in the end you will get your happiness.
5.
santai sajahah.
[primadona] Jelita Jakarta
masihkah menyimpan tawa
mungkinkah menampung tanya
tak lebih dr kumpulan ribuan nyawa
otot dan otak yg saling meronta
tak ada senyum yg merata
hanya ada harap yg melata
masihkan sama
jelita Jakarta?
bukankah sudah penuh kata
dan sudah dipenuhi duka
tangis yang penuh luka
dibalut dengan jelita
Jakarta yang kini berlaga
tak lebih dari ribuan kumpulan nyawa
menawarkan mimpi yang tak serupa
tak ada senyum yang merata
hanya mimpi yg melata
ternyata
roma tak mudah dilupa
tertanam tepat dibalik mata
apa boleh dikata
Jakarta bukan Roma
sebaris titik dari Jakarta
pernah tiba berikan tawa
tiba-tiba janji terlupa
si nona terlanjur terluka
senyum berbalut luka
tak mau lagi terbuka
primadona
tak lagi punya muka
sirna sudah jelita Jakarta.
abot.
melakukan tindakan kekanak-kanakan, melakukan tindakan tercela sejauh ini, jika ini yang bisa membuat kebaikan untuk semua pihak.
saya telah melakukan segalanya, termasuk yang sekarang sedang saya lakukan, meski ini adalah tindakan terbodoh yang pernah ada, tapi saya ga diam, saya bukan tidak mau meninggalkan masa lalu.
saya sampai harus melakukan hal ini, melakukan hal sejauh ini..
saya g bisa memastikan seberapa konsisten sy dengan tindakan yg sekarang sy lakukan, tp saya telah melakukan sesuatu, dan saya berdo’a
selanjutnya sy hanya manusia, yang kadang tdk bisa mengendalikan sepenuhnya apa yg akan terjadi dengan saya, tapi saya memohon dan saya berdo’a, untuk dihilangkan dan menghilangkan sesuatu dari masa lalu itu sebersih mungkin, tanpa jejak yang tersisa.
ini pasti berlalu, jika do’a saya dikabulkan.. sy ingin seperti tidak pernah mengenal.
***
sy tau ini berlebihan, banyak orang lain mengalami ini berkali-kali lebih berat dari pada yg saya alami. ini bukan sesuatu yg seharusnya membuat hidup berantakan, tp nyatanya sy ga bisa bilang kalau saya tidak semakin ketakutan, nyatanya ini membekas sangat dalam, dan membuat saya sangat amat tidak ingin mengalami hal-hal seperti ini lagi.
kenyataanya, saya semakin ingin kembali ke masa-masa di mana lingkungan sekitar tidak melulu berbicara tentang pencarian, tidak melulu memperlihatkan aroma pernikahan, tidak melulu menebarkan pertanyaan tentang kesendirian. saya muak, Tuhan tolong bebaskan saya dari kewajiban yang satu itu..
bahkan jika Tuhan yang akan membuat ketakutan ini hilang, membuat hati saya kembali jatuh, sy akan sekuat tenaga tidak akan membuat itu nyata. . meskipun itu terjadi disertai dengan keajaiban-keajaiban, sy tdk akan percaya keajaiban macam itu lagi, karena keajaiban itu pula yg menipu saya sekarang.
sblumnya sy percaya hanya keajaiban yg bisa membuat saya kehilangan ketakutan mengenai soalan seperti ini, sblmnya ketakutan saya memang sudah besar banyak pintu terbuka di depan saya yg membuat saya takut melangkah untuk persoalan yg satu itu, menakutkan.
skrng, bahkan keajaiban mungkin tidak akan saya percaya, karena keajaiban tidak memberi rasa aman dari kesakitan soalan pencarian.
saya takut, saya ketakutan, dan saya ga tau apa yang bisa membuat ketakutan ini menghilang nantinya.
this is it.
.. jika harus terpaksa melakukan sesuatu yg dilarang Tuhan, memutuskan sebuah silaturahmi, untuk sebuah kebaikan maka akan saya lakukan.
jika itu bisa meringankan beban, karena ga bisa dia lakukan, maka biar saya yg melakukan.
***
smoga kita dihilangkan kesempatan bersilaturahmi, semoga dihilangkan kesempatan untuk bertemu, semoga kita ga perlu susah payah bermusuh-musuhan untuk menghilangkan jejak diri kita di hidup satu sama lain.
***
… if this is the time when hatred become a perfect solution, then be it.
rasa yang primitif
dan kehadiran rasa yang primitif itu memunculkan binatang, liar.. di hadapanmu, di mukamu, pada selembar cermin karatan kau mengaduh.
rasa yang primitif itu kemudian menyembunyikan kemanusiaanmu, harta satu-satunya yang dimiliki makhluk sejenismu, yang membuat dirimu istimewa. lalu suara-suara yang datang bukan lagi dari kemanusiaanmu, tapi dari benda yang menjauhkanmu dari kesadaran seorang manusia, menjauhkanmu dari bekal satu-satunya yang katanya Tuhanmu berikan, mengucilkan kunci kesadaran..
jauh dari logika, jauh dari akal dan otakmu,
kau kehilangan logikamu, akalmu menyepikanmu sendiri, membuatmu lemah, membuatmu takut..
lolly pop
lolly pop
feel on top
don’t tell to stop
lolly pop
don’t use any mop
to broke me, just drop
touch me home, can’t melt on the shop
cotton candy
cotton candy
beauty of a lady
with heart full of needy
cotton candy
heart of a lady
with act full of silly
touch me and i melt so easy
might flight
mysterious light
give me strenght to fight
blink me an insight
bright my lonely night, that beautiful knight.
Merayakan cinta :)
Buat saya, semakin tersimpan cinta itu, semakin tersembunyikan perasaan itu, semakin berharga ia jadinya ketika terungkapkan.
Ini mungkin hanya alesan yg saya buat ketika enggan menghadapi keadaan-keadaan yg bersangkutan dengan memperlihatkan perasaan.
Tapi seandainya saya ingin menunjukan perasaan cinta saya, saya ingin menunjukan perasaan itu dengan cara yang megah, bangga, bahagia, berbunga-bunga, cerah, semangat, dengan emosi yang positive dan ekspresi yang berseri, bukan dengan sendu, tangis, haru dan biru.
Karena cinta itu dirayakan bukan ditakutkan, disertai ingatan yang bahagia bukan dengan perasaan yang menyayat.
Saya mungkin tidak bisa menunjukan besarnya cinta saya terhadap dengan orang tua dengan menangis, dengan mengingat perjuangan melelahkan mereka, lalu menangis.
Saya akan menunjukannya dengan cara yang tdk akan disertai air mata, dan kami hanya tertawa.
My precious
Abis baca quote dr pak soekmana s. di blog lisa sy jd inget, keyakinan saya tentang keyakinan.
Bahwa keyakinan adalah satu-satunya harta yang bisa dimiliki manusia. Manusia tidak bisa dikatakan memiliki apapun di dunia ini, dunia sementara dengan segalanya yang pernah kita mililiki hanyalah seolah-olah milik kita.
Keyakinan, adalah milik kita sendiri, pilihan kita sendiri dan dipertanggung jawabkan oleh kita sendiri. Ketika seorang manusia dipaksa meninggalkan apa yang ia yakini, sama saja dengan merenggut satu-satunya yang ia miliki, lebih dari nyawa, karena nyawa-pun bukan milik manusia.
Well, intinya sih. Keyakinan itu satu-satunya milik manusia, adalah wajar seorang manusia mempertahankan keyakinannya lebih dari pada dia mempertahankan nyawanya sendiri.
Kehilangan keyakinan sama dengan hidup, duh saya ga nemu kalimat yg pas, dikatakan hidup tanpa nafas, ga pas, karena keyakinan itu sendiri lebih berharga dari pada sebuah nafas, dikatakan lumpuh, bahkan orang lumpuh akan tetap hidup selama dia punya keyakinan.
Yaaa intinya sih, faith is all that we got, kita ga punya apa-apa lagi selain keyakinan.
fever
warna seranai melambaikan waktu
detik berderai mengencangkan ragu
karenamu waktu
aku meragu
kalau saja aku tak galau
walau hampa tetap berderau
aku bersujud di surau
memohon tak lagi galau
karenamu galau
aku tertunda
“kau memulai/aku terbuai/kau pergi/aku menanti”
taman
Di sebuah taman, sore yang indah, aku duduk akhirnya tak lagi hanya melihat orang lain yang sedang berdua.
Disini, akhirnya aku bersamamu duduk dibawah lindungan rindangnya pohon di pusat kota hujan ini. hatiku senang, langkahku ringan, dan setiap kerutan diwajahku menghilang tertarik bayangan bersama sudut bibir keatas yang disertai cinta.
Tidak bosan memandangmu, merasakan hawamu, mencium aromamu dan mendengar nafasmu.
“kamu senang hari ini?” tanyamu sambil memandang lurus kedepan, kearah pohon lain yang sedang melindungi mereka yang lain.
“engga.. ga banget..! saya ga seneng hari ini” candaku, dengan harap sebuah tawa itu muncul di wajahmu yang selalu membuat aku bahagia.
“ada sesuatu yang mesti saya bilang, dan semoga kesenangan hari ini bisa membuat kamu siap mendengar apa yang saya perlu bilang” wajahmu serius, mulai melihatku dengan tatapan yang tanpa senyum.
Aku hanya bisa diam, di tiup angin. Angin yang tiba-tiba menusuk, membuat getaran di balik kain penutupku, di permukaan kulit di tubuhku, aku takut.
“ooh, kamu tau kan saya selalu siap dengan apapun, jika itu menyangkut kamu” aku berbohong, memaksakan topeng macan-ku tetap terpasang, sebuah senyum tetap terselip.
“maaf..”
“jangan lagi kamu menunggu saya”
“saya sudah memutuskan sejak lama untuk tidak lagi berjalan ke arah kamu, sekarang saya sudah berjalan ke arah wanita lain. dan saya sudah memutuskan, untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti meninggalkanmu. Saya tidak akan meninggalkan wanita itu” kau menunggu, menunggu reaksiku.
Aku yang tetap diam, tersenyum kepadamu, ” oooh itu doang? No problem lagi, you see saya sudah prepare untuk apapun ketika itu mengenai kamu, dan yap don’t hurt another heart.”
“can i ask who the lucky woman?”
“you know her, you always know her..”
“okay..” senyum saya tetap terpasang.
“can you give me a minute, permisi bentar yah, kamu jangan kemana-mana, tunggu disini aja” aku yang tak bisa lagi menahan, hawa di kelopak mata, mulai berjalan cepat keluar dari taman itu.
Di balik tembok yang mengelilingi taman itu, aku menangis, tanpa suara. lelah berdiri, tubuhku tak lagi kuat menopang rasa sakit, merosot, tak lagi pedulikan orang yang melihat. Aku terduduk disitu, menelungkupkan wajah di lutut dengan kedua tangan yang melingkari, membuat wajahku sempurna tertutup.
Aku tak tau berapa lama aku terdiam disitu, yang pasti, setiap aku memutuskan berdiri dan kembali ke dalam taman, rasanya tubuhku tak juga menjadi ringan dan semakin berat dan kelopak mataku kembali berat dan panas.
“hey..” suaramu.. itu suaramu.
“ngapain kesini, kan udh dibilang tungguin bentar disana, jangan kesini..! sana balik sana tungguin aja di dalem” suara tangis masih jelas, meskipun aku coba tutupi dengan suara galak dengan marah-marah. Pundakku masih bergoyang, hebat.
“iyaa.. tp ini udh sejam, udah lewat jam 3, waktu saya untuk pulang udah lewat. sebentar dari hongkong” suaramu..itu suaramu.
“iya, maaf.” Aku masih menyembunyikan wajahku “sebentar lagi aja, sekarang masih jelek”
“yaudah, nih saya beliin tisu, mana tangan kamu, abis ngasihin tisu ini saya langsung pergi lagi kok, ga akan liat muka jelek kamu”
Tangan kiriku yang menggenggam lengan kananku diatas lututku yang menyembunyikan wajahku, aku balik, telapak tanganku kini menyediakan tempat untuk tisu yang kau beri.
Tapi, tanganku tak menerima apapun, kau membalik telapak tanganku, dan terasa benda dingin kini terselip di jemariku.
“kamuu.. cepet banget sih percaya omongan saya, jadi jelek kan tuh sekarang..”
bleketek
coba klw gw kuda, dicambuk dikit pasti langsung lari. ini udah disilet silet kagak lari juga, gimana sih inih. aduh susah ah…!
coba kalau gw vampir dipancing pake darah pasti langsung beringas. lah ini udh dibajur tinta juga kagak ilang ketakutannyah.
ini udah diujung jurang seinchi lagi terjun, dan lebar jurangnya cuman 3 cm, ngesot dikit lagi juga udh selamet. atuhlaaaah si gw..!!
ooooh mungkin klw dipancingnya dengan seseorang yang gw gilai bilang gini, “segera setelah kamu sidang, besoknya sy lamar kamu ” baru gw bakal lari kali yah..! ahahhaa gelo.
rindu setengah mati – d’masiv ft. kevin
Aku ingin engkau ada disini
menemaniku saat sepi
menemaniku saat gundah
berat hidup ini tanpa dirimu
ku hanya mencintai kamu
ku hanya memiliki kamu
aku rindu setengah mati kepadamu
sungguh ku ingin kau tahu
aku rindu setengah mati
meski tlah lama kita tak bertemu
ku slalu memimpikan kamu
ku tak bisa hidup tanpamu
aku rindu setenga…h mati kepadamu
sungguh ku ingin kau tahu
ku tak bisa hidup tanpamu
aku rindu
BURN..!
duh ya Allah, jgn diredain dulu ini rasa terbakar.. supaya semua rasa takut itu juga ikutan kebakar..! still a lot to do, still a lot to pursue.
dan rasanya terbakar-bakar.. terbakaar, terbakaaaar..! saya terbakar.
dan besok, haruuus..!!
ga ada lagi alesan, apapun..! mau diapain kek, sbodo. if you must, drag yourself..!!
pernah menghadapi yang lebih serem, pernah menghadapi yang lebih ekstrim, cacian yang lebih, makian yang lebih..! and they are still human being, with blood, eat rice. nothing gonna stop you except yourself now..!

