Lalu, aku jatuh cinta
November 15th, 2011 § Leave a Comment
Pada malam-malam itu aku memohon perlindungan-Nya, Pemilik Semesta, Pemilik Hatiku. Sejak malam-malam itu aku meminta perlindungan-Nya, Pemilik Semesta, Pemilik Hatiku. Aku memohon perlidungan untuk hatiku yang bukan milikku, aku meminta perlindungan atas hatiku yang merupakan milik-Nya.
Aku memohon, agar hati yang dititipkan-Nya kepadaku dibekukan, dibutakan, ditulikan dari fitrah yang tidak seharusnya, dari cinta yang sia-sia, cinta yang mubadzir, aku memohon agar hanya diberi jatuh cinta kepada seseorang yang kelak akan menjadi suamiku.
Aku tidak meminta perlindungan dari rasa sakit di hati, aku hanya meminta perlindungan agar tidak diberi salah jatuh cinta, aku memohon terus semenjak malam itu.
Lalu, aku jatuh cinta.
Pada sebuah nama yang sulit aku sebut, hingga harus aku berlatih berulang-ulang, pada sosok yang berulang kali tanpa ia inginkan menggoreskan warna-warni dalam hatiku, pada malam yang mempersembahkanku bintang-bintang.
Lalu, aku jatuh cinta.
Ketika waktu tak mengizinkan warna bahagia yang merona dalam hatiku, ketika izin dan restu bertabrakan dengan ingin kami.
Lalu, aku terluka.
Ketika sosok itu berbahagia, membahagiakan hati yang lain, ketika warna-warni itu tak lagi ia coretkan dalam hatiku, ketika hatinya tak lagi menerima hatiku, ketika hatinya telah ia ambil dan ia simpan di hati yang lain.
Lalu, aku terluka. Dan masih jatuh cinta.
Pada sosok yang tak lagi berdiri menghadapku, pada sosok yang berlari-lari menghindari keberadaanku, pada sosok yang menghapuskan jejakku dengan wajah wanita lain. Pada sosok yang memutuskan pilihan hidupnya, bukan aku.
Lalu, aku jatuh cinta.
Dengan segala rintangan dan gelombang. Tak usai-usai. Dengan segala tangis, pedih, perih dan sakit yang aku rasakan. Dengan segala kekuatan dan keyakinan yang selalu bertambah kuat betapapun pahit kenyataannya. Dengan segala kesabaran, dan beberapa keihklasan yang menemaniku sekali-sekali.
Lalu, aku jatuh cinta. Semenjak doa itu terucap, hingga kini, hanya sekali.
malam