[First sentence] Sang Primadona
November 23rd, 2011 § Leave a Comment
Dan ketika hidup yang kau jalani membuatmu berpikir kau adalah pecundang nomer satu yang pernah ada, dan ketika kegagalan bagaikan tersimpan dalam setiap hembusan nafasmu, dan ketidakpuasan tanpa berbuat apa-apa seperti menjadi kedipan matamu.
primadona, hartamu tersimpan dalam-dalam, terpasung dalam rantai di setiap halus hembus nafasmu, kau menyimpan terang dalam bayangmu. Jika kau mau, kau pasti mampu membuat matahari menjadi hanya sekecil debu.
Ketika kau bernafas, dunia sebetulnya ikut berhembus, mengapa kau menenggelamkan diri dalam bayang bulan yang tak berkilau, memaksamu meredupkan warna yang kemilau